Memayu Hayuning Bawana

Recent Posts

Mesin Pemilah Sampah

Mesin pemilah sampah adalah mesin yang berfungsi untuk memisahkan sampah organik dan anorganik yang terkumpul jadi satu wadah tas plastik (Kresek) yang dihasilkan oleh masyarakat. Mesin pemilah sampah ini memberikan manfaat yang cukup signifikan dalam memisahkan sampah organik dan anorganik sehingga memberikan keuntungan yang besar dalam pengelolaan sampah di TPS 3R.
Manfaat utama mesin pemilah sampah organik dan anorganik adalah meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah, mengubah sampah menjadi produk bernilai (seperti kompos atau bahan daur ulang), mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA, dan menciptakan dampak positif bagi lingkungan serta ekonomi. Mesin ini meminimalkan tenaga kerja manual, memisahkan bahan daur ulang agar tidak tercampur, serta mengurangi bau dan pencemaran. 

Manfaat lingkungan

  1. Mengurangi pencemaran: Mencegah bau dan penyakit yang disebabkan oleh penumpukan sampah.
  2. Mengurangi volume sampah: Mengurangi jumlah sampah yang perlu dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
  3. Mempermudah pengelolaan: Mempermudah proses selanjutnya seperti daur ulang dan pengolahan lebih lanjut.
  4. Mengurangi emisi gas metana: Pengolahan sampah organik menjadi kompos dapat menurunkan emisi gas metana. 

Manfaat ekonomi

  1. Menciptakan produk bernilai: Mengubah sampah organik menjadi kompos untuk pertanian atau sampah anorganik menjadi bahan baku daur ulang.
  2. Meningkatkan daur ulang: Memastikan bahan daur ulang tidak tercampur dan dapat diproses secara efisien.
  3. Menciptakan lapangan kerja: Membuka peluang kerja baru di sektor pengelolaan sampah.
  4. Menghasilkan pendapatan: Memberikan potensi pendapatan tambahan dari penjualan hasil pemilahan dan daur ulang. 

Manfaat operasional

  1. Mempercepat proses: Mempercepat proses pemilahan sampah dibandingkan metode manual.
  2. Menghemat biaya: Mengurangi biaya tenaga kerja manual dan biaya operasional jangka panjang.
  3. Meningkatkan produktivitas: Memungkinkan pemilahan sampah dalam jumlah besar secara otomatis dan efisien.



Cara kerja mesin :

Mesin pemilah sampah bekerja dengan cara memisahkan jenis sampah (organik dan anorganik) melalui serangkaian proses mekanis. Sampah dimasukkan ke dalam mesin, kemudian bergerak di atas conveyor. Dan masuk ke mesin pemilah.

  1. Sampah dari pengangkutan dimasukkan ke conveyor. Sampah logam, kain, botol kaca, botol plastik, pampers, kayu, kardus dan sampah keras dipisahkan sebelum sampah masuk ke mesin.
  2. Sampah plastik dan sampah organik setelah melalui pemisahan di conveyor berjalan tersebut kemudian masuk ke mesin pemilah sampah. Mesin memproses pemilahan sampah organik dan sampah anorganik.
  3. Sampah organik langsung dicacah menjadi potongan-potongan lembut dan keluar melalui lubang keluaran yang ada dibawah, sedangkan sampah anorganik berupa kresek, plastik dan sampah ringan lainnya yang telah terpisah masuk ke lubang satunya yang berada diposisi sebelahnya.
  4. Sampah organik hasil pemilahan langsung dimasukkan bak penampungan pembuatan pupuk kompos melalui proses fermentasi. Sedangkan sampah anorganik berupa plastik dan sejenisnya diklumpulkan dan masuk ke proses pengepresan.

Mesin pemilah sampah organik dan anorganik ini adalah hasil dari inovasi TIM TPS 3R Basama untuk mempercepat proses pemilahan di TPS 3R.

Untuk informasi tentang efisiensi mesin bisa menghubungi manajemen TPS 3R Basama.



0 comments:

Posting Komentar