Hari ini Rabu tanggal 29 Oktober 2025 jam 12.30 Wib TPS 3R Basama dapat kunjungan teman-teman dari Kota Tegal Jawa Tengah. Fatkhur Iman, Rahayu Puji I, Atiek M, Lovi Rizma A, Erni Dwi H.P, Anggita Kusuma W, Khafid T, Ilham, Tasron, Rezza, Cahyono dan Kabid DLH Kota Tegal berkunjung ke TPS 3R Basama Bandungrejosari setelah dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang bertemu dengan Bpk Budi. Suasana sore yang diiringi dengan hujan rintik-rintik membuat suasana terasa sejuk, sesampainya di TPS 3R Basama mereka semua disambut oleh Rusman Efendy ketua TPS 3R Basamam, serta Ninik dan Hariyanto staf manajemen TPS 3R Basama dengan senang hati.
Pada kesempatan ini Rusman Efendy menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan sampah yang ada di TPS 3R, bagaimana TPS 3R beroperasi dan sumber dana yang diperoleh dalam mengelola TPS 3R. Untuk mengelola sampah di TPS 3R dibutuhkan orang-orang yang berjiwa sosial yang tidak hanya mengejar materi saja. Karena sampah berhubungan langsung dengan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Masih banyak kekurangan dalam mengelola sampah di TPS 3R terutama dukungan pemerintah daerah maupun pusat dalam menyediakan biaya operasional, biaya perawatan gedung dan kendaraan angkutan sampah. Dalam keterbatasan tersebut TPS 3R Basama melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah dan pengelolaan sampah dari masyarakat salah satunya dengan pengadaan mesin pemilah sampah secara mandiri dan bekerja sama dengan beberapa instansi melalui program CSR.
Setelah sesi diskusi mereka kami ajak melihat-lihat beberapa
fasilitas yang ada di TPS 3R Basama, mesin pencacah tutup botol dan mesin
pemisah label botol mineral yang merupakan mesin untuk membantu proses
pemisahan label botol mineral. Mesin ini dapat bekerja melepaskan label bisa
mencapai 100 kg perjam dibanding tenaga kerja manusia yang hanya bisa
menghasilkan 3 kg per-hari per-orang, sehingga membantu dalam mempercepat
proses pemisahan. Mesin pencacah berfungsi untuk mencacah tutup botol mineral
menjadi butiran-butiran kecil berdasarkan ukuran yang diminta oleh produsen.
Terus menunjukkan mesin pemilah sampah yang berfungsi untuk memisahkan sampah
organik dan anorganik yang masih terkumpul jadi saat saat baru diambil dari
masyarakat. Sampah organik yang sudah terpisah dan lembut bisa langsung
dimasukkan ke bak penampungan pembuatan kompos dan sampah anorganik akan dipilah
berdasarkan jenisnya kemudian dilakukan pengepresan. Untuk mesin pemisah label
botol mineral dan mesin pemilah sampah merupakan hasil inovasi TPS 3R Basama
untuk mempercepat proses pengelolaan sampah.
Dari hasil kunjungan ini semoga yang baik dari TPS 3R Basama bisa menjadi inspirasi dalam mengelola sampah di TPS 3R yang ada di Kota Tegal Jawa Tengah. Menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas dari penumpukan sampah tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja tetapi menjadi tanggungjawab bersama dalam mewujudkan kota yang bersih dan layak huni.






















