Memayu Hayuning Bawana

Recent Posts

1. TPS 3R BASAMA

TPS 3R Basama adalah Tempat Pengelolaan Sampah dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang berlokasi di Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun Kota Malang.

2. Manajemen TPS 3R Basama

Jajaran Manajemen TPS 3R Yang Bekerja Setiap Hari Dalam Mengatur Jalannya Pengelolaan Sampah Berbasis 3R

3. Proteksi Tenaga Kerja

Untuk Melindungi Tenaga Kerja Dari Kecelakaan Kerja TPS 3R Basama Telah Mendaftarkan Tenaga Kerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang

4. Studi Tiru

Dapat Kunjungan Dari Kecamatan Sungai Kunjang Dan Kecamatan Sambutan Kota Samarinda

5. Penilaian Piala Adipura

Peran TPS 3R Basama Dalam Menjaga Lingkungan Yang Bersih Dan Indah Sebagai Wujud Untuk Memenagkan Piala Adipura Tahun 2025

Kamis, 30 Oktober 2025

DAPAT KUNJUNGAN SAHABAT DARI KOTA TEGAL

Hari ini Rabu tanggal 29 Oktober 2025 jam 12.30 Wib TPS 3R Basama dapat kunjungan teman-teman dari Kota Tegal Jawa Tengah. Fatkhur Iman, Rahayu Puji I, Atiek M, Lovi Rizma A, Erni Dwi H.P, Anggita Kusuma W, Khafid T, Ilham, Tasron, Rezza, Cahyono dan Kabid DLH Kota Tegal berkunjung ke TPS 3R Basama Bandungrejosari setelah dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang bertemu dengan Bpk Budi. Suasana sore yang diiringi dengan hujan rintik-rintik membuat suasana terasa sejuk, sesampainya di TPS 3R Basama mereka semua disambut oleh Rusman Efendy ketua TPS 3R Basamam, serta Ninik dan Hariyanto staf manajemen TPS 3R Basama dengan senang hati.

Pada kesempatan ini Rusman Efendy menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan sampah yang ada di TPS 3R, bagaimana TPS 3R beroperasi dan sumber dana yang diperoleh dalam mengelola TPS 3R. Untuk mengelola sampah di TPS 3R dibutuhkan orang-orang yang berjiwa sosial yang tidak hanya mengejar materi saja. Karena sampah berhubungan langsung dengan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Masih banyak kekurangan dalam mengelola sampah di TPS 3R terutama dukungan pemerintah daerah maupun pusat dalam menyediakan biaya operasional, biaya perawatan gedung dan kendaraan angkutan sampah. Dalam keterbatasan tersebut TPS 3R Basama melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah dan pengelolaan sampah dari masyarakat salah satunya dengan pengadaan mesin pemilah sampah secara mandiri dan bekerja sama dengan beberapa instansi melalui program CSR.

Setelah sesi diskusi  mereka kami ajak melihat-lihat beberapa fasilitas yang ada di TPS 3R Basama, mesin pencacah tutup botol dan mesin pemisah label botol mineral yang merupakan mesin untuk membantu proses pemisahan label botol mineral. Mesin ini dapat bekerja melepaskan label bisa mencapai 100 kg perjam dibanding tenaga kerja manusia yang hanya bisa menghasilkan 3 kg per-hari per-orang, sehingga membantu dalam mempercepat proses pemisahan. Mesin pencacah berfungsi untuk mencacah tutup botol mineral menjadi butiran-butiran kecil berdasarkan ukuran yang diminta oleh produsen. Terus menunjukkan mesin pemilah sampah yang berfungsi untuk memisahkan sampah organik dan anorganik yang masih terkumpul jadi saat saat baru diambil dari masyarakat. Sampah organik yang sudah terpisah dan lembut bisa langsung dimasukkan ke bak penampungan pembuatan kompos dan sampah anorganik akan dipilah berdasarkan jenisnya kemudian dilakukan pengepresan. Untuk mesin pemisah label botol mineral dan mesin pemilah sampah merupakan hasil inovasi TPS 3R Basama untuk mempercepat proses pengelolaan sampah.

Dari hasil kunjungan ini semoga yang baik dari TPS 3R Basama bisa menjadi inspirasi dalam mengelola sampah di TPS 3R yang ada di Kota Tegal Jawa Tengah. Menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas dari penumpukan sampah tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja tetapi menjadi tanggungjawab bersama dalam mewujudkan kota yang bersih dan layak huni.





Penulis : Suhariyanto
Jabatan : Manajemen dan Media Publisher
Editor : TIM


Kamis, 23 Oktober 2025

Kerja sama Bank Sampah Indah Lestari dan Sekolah Rakyat (SRMP 16)

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada nasabah dan mengembangkan pelayanan tabungan sampah anorganik Bank Sampah Indah Lestari melakukan MoU dengan Sekolah Rakyat (SRMP 16) yang berada di Tlogowaru Kota Malang yang dilaksanakan pada hari kamis tanggal 23 Oktober 2025 Jam 10.00 wib di Kantor bersama TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari. MoU yang di hadiri Rusman Efendy Ketua Bank Sampah Indah Lestari (BSIL) dan Rosita Devi Ramadhani, Ahmad Fatchur Riqi, Zainul, Sibil Qismi, A. Namudin Al-Hillali, Afiyah dari sekolah rakyat (SRMP 16) Kota Malang. Kerjasama dalam pembelajaran (Edukasi) tentang pengelolaan sampah anorganik di Sekolah Rakyat serta melakukan pembukaan rekening tabungan sampah atas nama sekolah rakyat. Dengan kerjasama ini sampah yang terkumpul di sekolah rakyat (SRMP 16) akan ditabung di Bank Sampah Indah Lestari dan dilakukan pengangkutan setiap satu minggu sekali.

Dalam kesempatan ini Rusman Efendy menyampaikan tentang proses yang dilakukan setiap hari di Bank Sampah dan TPS 3R Basama, bagaimana cara melakukan pemilahan sampah anorganik berdasarkan jenisnya dan potensi sampah anorganik secara ekonomi bila dikelola dengan benar melalui proses 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Manfaat yang didapat apabila masyarakat mau memilah sampahnya sejak dari rumah berdasarkan jenisnya dan kemudian ditabung di Bank Sampah Indah Lestari adalah dapat menghasilkan uang. Dari sampah yang dianggap tidak berguna bila dipilah akan menghasilkan keuntungan secara finansial yaitu menghasilkan uang.

Untuk lebih memperjelas edukasi tersebut kami ajak melihat bagaimana pengelolaan sampah yang dilakukan di TPS 3R Basama dan Bank Sampah Indah Lestari. Mulai dari pemilahan sampah anorganik yang dilakukan Purwandi salah satu karyawan Bank Sampah berdasarkan jenisnya sebelum dilakukan penimbangan. Harga sampah berbeda-beda yang didasarkan pada jenis sampah anorganik. Serta berkeliling melihat fasilitas yang ada di TPS 3R Basama yang sudah dilengkapi dengan mesin pemilah sampah, mesin pemisah label botol mineral, mesin pencacah tutup botol dan mesin pengepress sampah. Harapan dari perwakilan sekolah rakyat (SRMP 16) tidak saja hanya pada pembukaan tabungan sampah saja tetapi juga kerjasama dalam hal edukasi dan pelatihan kepada murid-murid sekolah rakyat (SRMP 16) Kota Malang.

 

Penulis : Suhariyanto
Jabatan : Manajemen dan Media Publisher
Editor : TIM

Sabtu, 18 Oktober 2025

Sosialisasi Tentang Peran TPS 3R Dalam Pelayanan Pengangkutan Sampah

Salah satu yang dilakukan pengurus TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari dalam meningkatkan pemahaman pengelolaan sampah yang ada di TPS 3R dengan proses Reduce, Reuce dan Recycle adalah berinteraksi dengan masyarakat melalui sosialisasi tentang pelayanan TPS 3R dalam pengangkutan sampah rumah tangga. Sosialisasi yang dilakukan secara berkala ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih detail tentang peran TPS 3R dalam pengelolaan sampah di TPS 3R, peran penting masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah, serta memberikan pemahaman yang jelas tentang hak dan kewajiban masyarakat dalam penanganan sampah rumah tangga. Sehingga kebersihan lingkungan dapat berjalan dengan baik dan efektif.

Di bulan awal bulan Oktober 2025 ini pengurus TPS 3R Basama yang diwakili oleh Kuswandi melakukan sosialisasi di RT 06 RW 13 Kelurahan Bandungrejosari yang dihadiri oleh seluruh warga RT 06 RW 13. Dalam sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih detail kepada warga RT 06 RW 13 tentang bagaimana peran TPS 3R dalam melakukan pelayanan pengangkutan sampah dari warga menuju TPS 3R. Kuswandi menyampaikan bahwa TPS 3R Basama memberikan pelayanan pengangkutan sampah dari masyarakat yang kemudian diolah berdasarkan proses 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Agar sampah yang diproduksi warga dapat diangkut oleh petugas TPS 3R Basama warga harus menjadi pelanggan TPS 3R terlebih dahulu dengan menyetujui aturan yang ada di TPS 3R Basama termasuk melakukan kewajibannya dalam pembayaran iuran sampah setiap bulannya.

Untuk menuntaskan permasalahan sampah harus dilakukan oleh semua pihak baik dari masyarakat, RT, RW, tokoh masyarakat, Kelurahan dan dinas terkait, tidak bisa hanya dilakukan oleh TPS 3R saja dalam menyelesaikan permasalahan sampah yang diproduksi oleh masyarakat. Semakin banyak masyarakat yang peduli akan pengelolaan sampah dari hulu atau rumah dalam memisahkan antara sampah organik dan anorganik akan semakin baik dan cepat dalam proses pengelolaan sampah di TPS 3R. Serta dapat memberikan dampak secara ekonomis dari sampah yang bisa didaur ulang.

Dari hasil sosialisasi ini diharapkan masyarakat dapat lebih memahami peran TPS 3R yang strategis dalam menangani permasalahan sampah rumah tangga dan memberikan kepercayan kepada TPS 3R dalam melakukan tugas untuk melayani pengangkutan sampah dari setiap rumah tangga. Serta tidak ragu untuk menjadi pelanggan TPS 3R dalam mengangkut sampah yang dihasilkan setiap rumah tangga. TPS 3R  datang lingkunganpun bersih dari sampah.

 

Penulis : Suhariyanto
Jabatan : Manajemen dan Media Publisher
Editor : TIM

Selasa, 14 Oktober 2025

Kunjungan Dari Universitas Palangka Raya

Hari yang cerah dengan semangat yang membara untuk terus menjaga lingkungan tetap bersih dari sampah. TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari kembali mendapat kunjungan dari Provinsi Kalimatan Tengah tetapnya dari Universitas Palangka Raya. Suatu kehormatan bagi TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari menjadi salah satu tempat yang dikunjungi untuk melihat proses pengelolaan sampah rumah tangga di TPS 3R ujar Rusman Efendy Ketua TPS 3R Basama. Kunjungan yang dilakukan pada hari Senin tanggal 13 Oktober 2025 pukul 12.00 WIB tersebut terdiri dari 11 orang dari Universitas Palangka Raya dan dari perwakilan DLH Kota Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung penerapan sistem pengelolaan sampah terpadu yang telah berjalan dengan baik di Kota Malang. Kunjungan kaji tiru yang dilakukan Universitas Palangka Raya ini dalam rangka penyusunan dokumen rencana induk pengelolaan sampah (RIPS) Provinsi Kalimantan Tengah. Untuk pengelolaan sampah rumah tangga di TPS 3R Basama dilakukan setiap hari dengan 16 tenaga kerja yang terdiri dari tenaga penarik sampah, tenaga pemilahan dan tenaga administrasi (Manajemen TPS 3R), Sumber dana yang ada di TPS 3R Basama didapatkan dari iuran sampah dari nasabah dan hasil penjualan sampah hasil daur ulang baik yang masih bentuk pilahan berdasarkan jenisnya maupun dari hasil kerajinan dari bahan daur ulang anorganik. Untuk meningkatkan pelayanan dan pengelolaan sampah TPS 3R Basam sudah menggunakan beberapa mesin penunjang yaitu mesin pemilah sampah, mesin pemisah label botol mineral, mesin pencacah dan mesin pengepress sampah. Dengan menggunakan mesin akan mempercepat proses pengelolaan sampah di TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari.





Penulis : Suhariyanto
Editor : TIM
Jabatan : Manajemen dan Media Publisher