Hari yang cerah dengan semangat yang membara untuk terus menjaga lingkungan tetap bersih dari sampah. TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari kembali mendapat kunjungan dari Provinsi Kalimatan Tengah tetapnya dari Universitas Palangka Raya. Suatu kehormatan bagi TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari menjadi salah satu tempat yang dikunjungi untuk melihat proses pengelolaan sampah rumah tangga di TPS 3R ujar Rusman Efendy Ketua TPS 3R Basama. Kunjungan yang dilakukan pada hari Senin tanggal 13 Oktober 2025 pukul 12.00 WIB tersebut terdiri dari 11 orang dari Universitas Palangka Raya dan dari perwakilan DLH Kota Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung penerapan sistem pengelolaan sampah terpadu yang telah berjalan dengan baik di Kota Malang. Kunjungan kaji tiru yang dilakukan Universitas Palangka Raya ini dalam rangka penyusunan dokumen rencana induk pengelolaan sampah (RIPS) Provinsi Kalimantan Tengah. Untuk pengelolaan sampah rumah tangga di TPS 3R Basama dilakukan setiap hari dengan 16 tenaga kerja yang terdiri dari tenaga penarik sampah, tenaga pemilahan dan tenaga administrasi (Manajemen TPS 3R), Sumber dana yang ada di TPS 3R Basama didapatkan dari iuran sampah dari nasabah dan hasil penjualan sampah hasil daur ulang baik yang masih bentuk pilahan berdasarkan jenisnya maupun dari hasil kerajinan dari bahan daur ulang anorganik. Untuk meningkatkan pelayanan dan pengelolaan sampah TPS 3R Basam sudah menggunakan beberapa mesin penunjang yaitu mesin pemilah sampah, mesin pemisah label botol mineral, mesin pencacah dan mesin pengepress sampah. Dengan menggunakan mesin akan mempercepat proses pengelolaan sampah di TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari.
Penulis : Suhariyanto
Editor : TIM
Jabatan : Manajemen dan Media Publisher











0 comments:
Posting Komentar