TPS 3R Basama merupakan
salah satu tempat pengelolaan sampah di kota malang yang memiliki daya Tarik bagi
para mahasiswa dari kota malang maupun dari luar kota malang untuk dijadikan
tempat penelitian baik sebagai tugas kelompok maupun sebagai bahan skripsi. Ada
banyak hal yang bisa dipelajari di TPS 3R tentang pengelolaan sampah melalui
proses 3R (Reduce, Reuse, Recycle) ini, bagaimana pemilahan sampah organik
dan anorganik dipilah, bagaimana proses pengangkutan sampah rumah tangga dari
rumah-rumah warga yang telah menjadi pelanggan TPS 3R Basama serta bagaimana
sampah diproses menjadi produk yang bermanfaat bagi lingkungan. Sampah organik yang
meliputi sampah sisa-sisa makanan dijadikan kompos (pupuk organik) dan sampah
dijadikan makanan bagi budidaya maggot yang dikembangkan di TPS 3R Basama.
Dalam bulan ini ada salah
satu mahasiswa Nadya Ashiila dari Jurusan Lingkungan Universitas Brawijaya
malang yang melakukan penelitian di TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari
sebagai bahan skripsi mulai tanggal 15 Nopember sampai 20 Desember 2025 yang
mengambil topik ESTIMASI EMISI GAS RUMAH KACA DARI PENGELOLAAN SAMPAH DENGAN
PENERAPAN 3R (REDUCE, REUSE, RECYCLE).

Pada hari senen tanggal
17 Nopember 2025 jam 07.00 – 11.00 wib Nadya Ashiila melakukan sesi wawancara
dengan ketua TPS 3R Basama Rusman Efendy. Dalam hal ini Rusman Efendy
menyampaikan perjalanan TPS 3R Basama mulai berdiri tahun 2016 sampai saat ini,
bagaimana proses pengelolaan sampah yang memerlukan pemikiran dan pengembangan
agar sampah yang terangkut dapat dikelola dengan maksimal sehingga residu yang
dihasilkan seminimal mungkin. Serta sarana dan prasarana yang mendukung
pengelolaan sampah mulai dari Gedung, armada angkutan sampah, sampai mesin penunjang
dalam pemilahan sampah serta tenaga kerja yang mendukung pengelolaan sampah
rumah tangga. Bagaimana mengelola anggaran yang terbatas untuk menjalankan TPS
3R agar dapat berjalan secara efektif.
Nadya Ashiila juga berkesempatan
meninjau bagaimana sampah digunakan untuk makanan maggot yang kebetulan saat
ini TPS 3R sedang mengembangkan Budidaya Maggot untuk membantu mengurangi
sampah organik. Maggot ini sangat bermanfaat dalam mengurangi sampah organik karena
maggot bertugas makan sampah organik yang ada. Sedangkan maggot yang sudah
dewasa bisa dijadikan bahan makanan ternak. Tempat yang juga bisa dipelajari
adalah pembuatan pupuk organik yang ada di TPS 3R. Serta melihat bagaimana
sampah organik dan anorganik dipilah-pilah, dan melihat mesin pengepres sampah
yang berfungsi untuk mengepres sampah berdasarkan jenisnya menjadi balok-balok
yang siap dikirim ke pabrik atau lapak.
TPS 3R Basama akan terus
melakukan berbagai Upaya dan inovasi dalam mengelola sampah untuk menjaga
lingkungan kota menjadi bersih dan indah. Didalam keterbatasan akan selalu ada peluang untuk mengembangkan diri dan akan selalu menemukan hal-hal baru untuk mengelola sampah.
Penulis : Suhariyanto
Jabatan : Manajemen dan Media Publisher
Editor : TIM