Memayu Hayuning Bawana

Recent Posts

1. TPS 3R BASAMA

TPS 3R Basama adalah Tempat Pengelolaan Sampah dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang berlokasi di Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun Kota Malang.

2. Manajemen TPS 3R Basama

Jajaran Manajemen TPS 3R Yang Bekerja Setiap Hari Dalam Mengatur Jalannya Pengelolaan Sampah Berbasis 3R

3. Proteksi Tenaga Kerja

Untuk Melindungi Tenaga Kerja Dari Kecelakaan Kerja TPS 3R Basama Telah Mendaftarkan Tenaga Kerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang

4. Studi Tiru

Dapat Kunjungan Dari Kecamatan Sungai Kunjang Dan Kecamatan Sambutan Kota Samarinda

5. Penilaian Piala Adipura

Peran TPS 3R Basama Dalam Menjaga Lingkungan Yang Bersih Dan Indah Sebagai Wujud Untuk Memenagkan Piala Adipura Tahun 2025

Tampilkan postingan dengan label Kunjungan Kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kunjungan Kerja. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 November 2025

Kunjungan Profesor Muhamad Yunus dari Polinema

Meski hujan turun TPS 3R Basama hari ini rabu tanggal 26 nopember jam 12.00 wib kedatangan tamu dari Polinema Profesor Muhamad Yunus dengan beberapa rekan. Dengan adanya orang-orang akademisi yang tertarik dengan keberadaan TPS 3R ini diharapkan pengelolaan sampah berskala komunal ini dapat lebih baik lagi dalam meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah dan pengelolaan sampah. Serta adanya terobosan-terobosan baru yang dapat lebih memaksimalkan peran TPS 3R dalam menjaga lingkungan tetap bersih dan indah. Meski singkat tapi ada banyak hal yang bisa dilihat dari keberadaan TPS 3R ini dalam membantu pemerintah dalam menyelesaikan masalah sampah diperkotaan meski masih berskala komunal.

Masih banyak hal yang perlu dikembangkan dalam mengelola sampah di TPS 3R, bagaimana sistem harus dibangun, perbaikan akses jalan yang vital karena berhubungan dengan keamanan kendaraan angkutan sampah TPS 3R, penambahan mesin-mesin pengolah sampah untuk mempercepat proses pemilahan sampah. Saat ini TPS 3R Basama baru memiliki mesin pemilah sampah organik dan anorganik, mesin pemisah label botol PET, mesin pencacah tutup botol PET dan mesin pengepress sampah. Armada kendaraan yang masih terbatas yang masih jauh dari ideal. Kuswandi pengurus TPS 3R Basama menyampaikan dalam pertemuan singkat ini adalah hal yang mendesak untuk dilaksanakan saat ini adalah pengerasan akses jalan menuju ke lokasi TPS 3R Basama yang masih tanah karena berhubungan dengan kelancaran pengangkutan sampah, apalagi saat hujan setiap hari.

Harapan selalu ada untuk meningkatkan dan menjaga kebersihan lingkungan diperkotaan. Semakin banyak orang-orang terlibat dalam menjaga lingkungannya agar tetap bersih dari sampah semakin banyak ide-ide kreatif muncul untuk meningkatkan pelayanan dan pengelolaan sampah di TPS 3R Basama.  


Penulis : Suhariyanto
Jabatan : Manajemen dan Media Publisher
Editor  : TIM

Senin, 24 November 2025

Kunjungan dari Kementrian PUPR

TPS 3R Basama berperan penting dalam mengurangi sampah ke TPA. Hal ini karena TPS 3R mampu mengelola sampah yang ada di masyarakat menjadi sampah yang bisa di daur ulang menjadi sampah yang bernilai ekonomis. Saat ini dengan keterbatasan sarana yang ada, TPS 3R Basama saat ini baru mampu mengangkut sampah dari masyarakat rata-rata setiap hari mencapai 5 ton dari sekitar 1300 pelanggan. Dengan adanya kunjungan dari Kementrian PUPR meskipun hanya singkat TPS 3R berharap adanya perhatian dari pemerintah dalam menambah sarana dan prasarana yang ada di TPS 3R terutama penambahan gedung untuk mesin-mesin pemilah sampah yang dimiliki TPS 3R Basama serta penambahan mesin pengolah sampah dengan kapasitas yang lebih besar.

Kunjungan singkat yang didampingi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan operasional TPS 3R dalam mengurangi sampah yang dikirim ke TPA. Apa saja fasilitas yang dimiliki oleh TPS 3R dalam mengelola sampah. Rusman Efendy menyampaikan bahwa meskipun dirasa masih kurang TPS 3R Basama saat ini sudah memiliki mesin pemilah sampah organik dan anorganik, mesin pemisah label botol PET, mesin pencacah tutup botol PET dan mesin pengepres sampah. Keberadaan mesin tersebut sangat penting dalam memaksimalkan proses pemilahan sampah. Kedepan masih dibutuhkan sarana prasarana penunjang dalam mengelola sampah, seperti penambahan armada angkutan, mesin pemilah yang lebih besar dan lainnya


Penulis : Suhariyanto
Jabatan : Manajemen dan Media Publisher
Editor : TIM

Kamis, 30 Oktober 2025

DAPAT KUNJUNGAN SAHABAT DARI KOTA TEGAL

Hari ini Rabu tanggal 29 Oktober 2025 jam 12.30 Wib TPS 3R Basama dapat kunjungan teman-teman dari Kota Tegal Jawa Tengah. Fatkhur Iman, Rahayu Puji I, Atiek M, Lovi Rizma A, Erni Dwi H.P, Anggita Kusuma W, Khafid T, Ilham, Tasron, Rezza, Cahyono dan Kabid DLH Kota Tegal berkunjung ke TPS 3R Basama Bandungrejosari setelah dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang bertemu dengan Bpk Budi. Suasana sore yang diiringi dengan hujan rintik-rintik membuat suasana terasa sejuk, sesampainya di TPS 3R Basama mereka semua disambut oleh Rusman Efendy ketua TPS 3R Basamam, serta Ninik dan Hariyanto staf manajemen TPS 3R Basama dengan senang hati.

Pada kesempatan ini Rusman Efendy menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan sampah yang ada di TPS 3R, bagaimana TPS 3R beroperasi dan sumber dana yang diperoleh dalam mengelola TPS 3R. Untuk mengelola sampah di TPS 3R dibutuhkan orang-orang yang berjiwa sosial yang tidak hanya mengejar materi saja. Karena sampah berhubungan langsung dengan kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Masih banyak kekurangan dalam mengelola sampah di TPS 3R terutama dukungan pemerintah daerah maupun pusat dalam menyediakan biaya operasional, biaya perawatan gedung dan kendaraan angkutan sampah. Dalam keterbatasan tersebut TPS 3R Basama melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan pelayanan pengangkutan sampah dan pengelolaan sampah dari masyarakat salah satunya dengan pengadaan mesin pemilah sampah secara mandiri dan bekerja sama dengan beberapa instansi melalui program CSR.

Setelah sesi diskusi  mereka kami ajak melihat-lihat beberapa fasilitas yang ada di TPS 3R Basama, mesin pencacah tutup botol dan mesin pemisah label botol mineral yang merupakan mesin untuk membantu proses pemisahan label botol mineral. Mesin ini dapat bekerja melepaskan label bisa mencapai 100 kg perjam dibanding tenaga kerja manusia yang hanya bisa menghasilkan 3 kg per-hari per-orang, sehingga membantu dalam mempercepat proses pemisahan. Mesin pencacah berfungsi untuk mencacah tutup botol mineral menjadi butiran-butiran kecil berdasarkan ukuran yang diminta oleh produsen. Terus menunjukkan mesin pemilah sampah yang berfungsi untuk memisahkan sampah organik dan anorganik yang masih terkumpul jadi saat saat baru diambil dari masyarakat. Sampah organik yang sudah terpisah dan lembut bisa langsung dimasukkan ke bak penampungan pembuatan kompos dan sampah anorganik akan dipilah berdasarkan jenisnya kemudian dilakukan pengepresan. Untuk mesin pemisah label botol mineral dan mesin pemilah sampah merupakan hasil inovasi TPS 3R Basama untuk mempercepat proses pengelolaan sampah.

Dari hasil kunjungan ini semoga yang baik dari TPS 3R Basama bisa menjadi inspirasi dalam mengelola sampah di TPS 3R yang ada di Kota Tegal Jawa Tengah. Menjaga lingkungan tetap bersih dan bebas dari penumpukan sampah tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah saja tetapi menjadi tanggungjawab bersama dalam mewujudkan kota yang bersih dan layak huni.





Penulis : Suhariyanto
Jabatan : Manajemen dan Media Publisher
Editor : TIM


Kamis, 23 Oktober 2025

Kerja sama Bank Sampah Indah Lestari dan Sekolah Rakyat (SRMP 16)

Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada nasabah dan mengembangkan pelayanan tabungan sampah anorganik Bank Sampah Indah Lestari melakukan MoU dengan Sekolah Rakyat (SRMP 16) yang berada di Tlogowaru Kota Malang yang dilaksanakan pada hari kamis tanggal 23 Oktober 2025 Jam 10.00 wib di Kantor bersama TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari. MoU yang di hadiri Rusman Efendy Ketua Bank Sampah Indah Lestari (BSIL) dan Rosita Devi Ramadhani, Ahmad Fatchur Riqi, Zainul, Sibil Qismi, A. Namudin Al-Hillali, Afiyah dari sekolah rakyat (SRMP 16) Kota Malang. Kerjasama dalam pembelajaran (Edukasi) tentang pengelolaan sampah anorganik di Sekolah Rakyat serta melakukan pembukaan rekening tabungan sampah atas nama sekolah rakyat. Dengan kerjasama ini sampah yang terkumpul di sekolah rakyat (SRMP 16) akan ditabung di Bank Sampah Indah Lestari dan dilakukan pengangkutan setiap satu minggu sekali.

Dalam kesempatan ini Rusman Efendy menyampaikan tentang proses yang dilakukan setiap hari di Bank Sampah dan TPS 3R Basama, bagaimana cara melakukan pemilahan sampah anorganik berdasarkan jenisnya dan potensi sampah anorganik secara ekonomi bila dikelola dengan benar melalui proses 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Manfaat yang didapat apabila masyarakat mau memilah sampahnya sejak dari rumah berdasarkan jenisnya dan kemudian ditabung di Bank Sampah Indah Lestari adalah dapat menghasilkan uang. Dari sampah yang dianggap tidak berguna bila dipilah akan menghasilkan keuntungan secara finansial yaitu menghasilkan uang.

Untuk lebih memperjelas edukasi tersebut kami ajak melihat bagaimana pengelolaan sampah yang dilakukan di TPS 3R Basama dan Bank Sampah Indah Lestari. Mulai dari pemilahan sampah anorganik yang dilakukan Purwandi salah satu karyawan Bank Sampah berdasarkan jenisnya sebelum dilakukan penimbangan. Harga sampah berbeda-beda yang didasarkan pada jenis sampah anorganik. Serta berkeliling melihat fasilitas yang ada di TPS 3R Basama yang sudah dilengkapi dengan mesin pemilah sampah, mesin pemisah label botol mineral, mesin pencacah tutup botol dan mesin pengepress sampah. Harapan dari perwakilan sekolah rakyat (SRMP 16) tidak saja hanya pada pembukaan tabungan sampah saja tetapi juga kerjasama dalam hal edukasi dan pelatihan kepada murid-murid sekolah rakyat (SRMP 16) Kota Malang.

 

Penulis : Suhariyanto
Jabatan : Manajemen dan Media Publisher
Editor : TIM

Selasa, 14 Oktober 2025

Kunjungan Dari Universitas Palangka Raya

Hari yang cerah dengan semangat yang membara untuk terus menjaga lingkungan tetap bersih dari sampah. TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari kembali mendapat kunjungan dari Provinsi Kalimatan Tengah tetapnya dari Universitas Palangka Raya. Suatu kehormatan bagi TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari menjadi salah satu tempat yang dikunjungi untuk melihat proses pengelolaan sampah rumah tangga di TPS 3R ujar Rusman Efendy Ketua TPS 3R Basama. Kunjungan yang dilakukan pada hari Senin tanggal 13 Oktober 2025 pukul 12.00 WIB tersebut terdiri dari 11 orang dari Universitas Palangka Raya dan dari perwakilan DLH Kota Malang. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung penerapan sistem pengelolaan sampah terpadu yang telah berjalan dengan baik di Kota Malang. Kunjungan kaji tiru yang dilakukan Universitas Palangka Raya ini dalam rangka penyusunan dokumen rencana induk pengelolaan sampah (RIPS) Provinsi Kalimantan Tengah. Untuk pengelolaan sampah rumah tangga di TPS 3R Basama dilakukan setiap hari dengan 16 tenaga kerja yang terdiri dari tenaga penarik sampah, tenaga pemilahan dan tenaga administrasi (Manajemen TPS 3R), Sumber dana yang ada di TPS 3R Basama didapatkan dari iuran sampah dari nasabah dan hasil penjualan sampah hasil daur ulang baik yang masih bentuk pilahan berdasarkan jenisnya maupun dari hasil kerajinan dari bahan daur ulang anorganik. Untuk meningkatkan pelayanan dan pengelolaan sampah TPS 3R Basam sudah menggunakan beberapa mesin penunjang yaitu mesin pemilah sampah, mesin pemisah label botol mineral, mesin pencacah dan mesin pengepress sampah. Dengan menggunakan mesin akan mempercepat proses pengelolaan sampah di TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari.





Penulis : Suhariyanto
Editor : TIM
Jabatan : Manajemen dan Media Publisher

Sabtu, 20 September 2025

Kunjungan Dari Kecamatan Sungai Kunjang Dan Kecamatan Sambutan Samarinda

Kunjungan dari Kecamatan Sungai Kunjang dan Kecamatan Sambutan Kota Samarinda Dalam Rangka Studi Tiru Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di TPS 3R Basama Dalam kunjungan ini Camat Sungai Kunjang Dwi Siti Noorbayak, S.Sos, M.Si didampingi Lurah Se-kecamatan Kunjang dan Camat Sambutan Noorbaiti Zarta, SW, M.Si juga didampingi Lurah Se-Kecamatan Sambutan Kota Samarinda Kalimantan Timur.

Tujuan dari kunjungan Studi Tiru adalah untuk mengetahui tentang pengelolaan sampah rumah tangga di TPS 3R Basama Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang. Pengurus TPS 3R Basama menerima dengan senang hati, dan siap berbagi pengalaman dalam mengelola sampah dengan sistem 3R (Reduce, Reuse dan Recycle).

Dalam kesempatan ini Ketua TPS 3R Basama Rusman Efendy menyampaikan beberapa inovasi dalam, mengelola sampah  di TPS 3R Basama.Mulai dari memberikan jaminan kecelakaan kerja dan kematian bagi pekerja TPS 3R melalui keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan dan inovasi pembuatan peralatan mesin pemilah sampah yang nanti dapat mempercepat proses pemilahan sampah yang diangkut dari rumah warga. Dengan mesin ini nantinya proses pemilahan sampah langsung dilakukan oleh mesin. Volume sampah yang diolah akan semakin besar. Jika ini terlaksana maka harapan sampah terkelola seluruhnya di TPS 3R dapat diwujudkan. Seperti Motto TPS 3R "Buang Sampah Cukup Di TPS 3R Tanpa Ke TPA". Dalam kesempatan ini Rusman Efendy juga memperlihatkan sarana yang ada di TPS 3R antara lain mesin pemilah label botol plastik, mesin pencacah botol plastik dan mesin pengepres sampah. Serta armada pengangkut sampah yang dimiliki TPS 3R. Agar TPS 3R dapat eksis dan memberikan dampak yang besar dalam mengurangi

timbunan sampah di TPA perlu adanya sinergai antara Pemerintah sebagai pengambil kebijakan dengan pengurus TPS 3R sebagai pelaksana dilapangan, serta semua pihak baik dunia pendidikan, BUMD dan BUMN, pihak swasta dan lainnya.



Penulis : Suhariyanto
Jabatan : Manajemen dan Media Publisher
Editor : TIM

Jumat, 19 September 2025

Pentingnya Proteknis Kerja Bagi Tenaga Kerja TPS 3R Basama

Untuk memberikan perlindungan bagi tenaga kerja TPS 3R Basama Kelurahan Bandungejosari dari resiko kecelakaan kerja dan kematian, TPS 3R Basama bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang mengadakan sosialisasi tentang pentingnya BPJS Ketenagakerjaan bagi perlindungan pekerja di TPS 3R Basama yang telah diadakan pada hari selasa tanggal 15 juli 2025 jam 13.00 wib. Sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh pekerja yang ada di TPS 3R Basama yang berjumlah 17 orang. Materi diberikan oleh Bapak Danang dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang.

Pada kesempatan ini Rusman Efendy Ketua TPS 3R Basama menyampaikan kepada karyawannya akan pentingnya keikutsertaan pekerja dalam BPJS ketenagakerjaan sebagai proteksi atau perlindungan pekerja dari hal-hal yang tidak diinginkan dalam melaksanakan pekerjaannya selama jam kerja. Bapak Danang dari BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang menyampaikan manfaat apa saja yang didapat oleh pekerja dari BPJS Ketenagakerjaan. Harapannya jangan sampai terjadi kecelakaan kerja selama jam kerja namun namanya apes atau sial tidak mengenal waktu sehingga bagi pekerja diperlukan perlindungan dari kecelakaan kerja selama jam kerja setiap harinya. Manfaat apa saja yang didapat?

Pertama perawatan medis selama dirumah sakit jika terjadi kecelakaan kerja, penggantian transport, santunan tidak mampu bekreja selama 12 bulan pertama diberikan 100% dan bulan 13 sd/sembuh diberikan 50%. Santunan kematian akibat kecelakaan kerja sebesar 48 x upah, santunan cacat total/tetap sebesar 56 x upah. Bantuan beasiswa pendidikan 2 anak dari TK sampai Kuliah Maks sebesar 174 juta rupiah. Layanan Homecare maksimum sebesar 20 juta rupiah. Adapun biaya keikutsertaan BPJS ketenagaakerjaan program kecelakaan kerja dan jaminan kematian sebesar Rp 17.800,- per-pekerja per-bulan.

Dengan pentingnya perlindungan tersebut memberikan pemahaman yang jelas bagi karyawan TPS 3R Basama untuk keikutsertaan dalam BPJS ketenagakerjaan ini. Sehingga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya sebuah proteksi atau perlindungan selama dalam bekerja. Dengan keikutsertaan karyawan TPS 3R Basama dalam program BPJS ketenagakerjaan akan memberikan keringanan bagi pengurus TPS 3R Basama jika terjadi kecelakaan kerja yang dialami karyawannya. Keikutsertaan ini sebagai bagian dari program TPS 3R Basama dalam melindungi karyawannya selam bekerja. Untuk pembayaran BPJS ketenagaankerjaan ini sepenuhnya akan ditanggung oleh manajemen TPS 3R Basama. Semoga dengan keikutsertaan karyawan dalam BPJS ketenagakerjaan ini memberikan motivasi untuk berkerja lebih semangat, berhati-hati dan meningkatkan kinerjanya.


 

Penulis : Suhariyanto
Jabatan : Manajemen dan Media Publisher
Editor : TIM